Penjelasan

Ar-Rasy─źd

Dalam al-Quran, kata rasyid ditemukan sebanyak tiga kali, semuanya ada di surah Hud dan berkaitan dengan manusia. Yang pertama ada pada Q.S. Hud (11): 78 yang berkaitan dengan pertanyaan nabi Luth as pada kaumnya soal laki-laki yang cerdas atau berpikir sehat agar mencintai lawan jenisnya, bukan pada sesama laki-laki. Yang kedua ada pada Q.S. Hud (11): 87 yang berisi sanjungan mengejek (satire) pada nabi Syuaib as sebagai ar-rasyid. Yang ketiga ada pada Q.S. Hud (11): 97 yang menyindir perintah raja Fir'aun sebagai tidak rasyid, tidak memiliki kecermatan dan kecerdasan. Kata atau sifat ar-Rasyid juga berarti bahwa segala urusan ditangani dan dikelola secara tepat dan sempurna tanpa bantuan dari apapun dan siapa pun. Pengeloaan itu bersifat sempurna dan hanya dimiliki oleh Allah SWT.