Penjelasan

An-Nāfi’

Seperti kata adh-Dharr, kata an-Nafi' sebagai bentuk subyek yang disandarkan pada Allah juga tidak ditemukan dalam al-Quran. Yang ada adalah bentuk derivatifnya, berupa kata benda dan kata kerja. Dalam Q.S. Yunus (10): 49 disebutkan bahwa tidak ada seorang pun, termasuk seorang nabi dan utusan-Nya yang mampu memberi bahaya atau manfaat kecuali atas izin Allah SWT. Sifat an-Nafi' yang ditujukan pada Allah juga berarti bahwa tidak ada sesuatu apapun atau siapa pun yang bisa memberi manfaat pada Allah, kecuali atas izin-Nya. Sifat an-Nafi' juga bisa merujuk pada makna bahwa Allah lah yang memberi segala macam kesembuhan dari berbagai penyakit yang menimpa umat manusia.