Penjelasan

Al-Māni’

Allah adalah Tuhan yang mencegah segala pergerakan, sikap, dan tindakan yang bisa merusak. Allah mampu mencegah kemungkinan terjadinya benturan antara satu ciptaan dengan ciptaan-Nya yang lain, baik yang ada di langit maupun di bumi. Namun segala esuatu yang sudah ditetapkan oleh-Nya, maka tidak ada satu makhluk pun yang dapat mencegah atau menggagalkan ketetapan-Nya itu. Di dalam al-Quran, kata al-Mani' atau Mani' sebagai subyek yang ditujukan langsung pada Allah, tidak ditemukan. Yang ada adalah bentuk kata kerja mana'a yang artinya "mencegah", seperti dalam Q.S. al-Isra (17): 94 dan al-Kahfi (18): 55 yang kedua ayat ini membicarakan tentang tidak ada satu pun (dari makhluk Allah) yang mempu mencegah keimanan seseorang ketika telah datang hidayah/petunjuk padanya. Kata al-Mani bisa juga diartikan bahwa Allah Maha mampu mencegah hamba-Nya dari perbuatan aniaya dan ingkar dengan cara memperoleh petunjuk dari-Nya. Allah juga Maha Mencegah dari menyiksa hamba-hamba-Nya sesuai dengan yang dikehendaki-Nya.