Penjelasan

Al-Bāthin

Maha Tersembunyi berarti hakikat Allah tidak dapat dijangkau atau diketahui oleh siapa pun dan apapun. Hal ini sesuai dengan Q.S. al-An'am (6): 103 yang menjelaskan tentang sifat al-Lathif dan al-Khabir pada diri Allah. Allah memiliki sifat tersembunyi bukan berarti eksistensi-Nya tidak dapat dirasakan, karena Dia adalah Yang Maha Pencipta (al-Khaliq) dan Maha Hidup (al-Hayy). Dengan demikian eksistensi-Nya bisa dirasakan, meski orang itu buta. Namun, Allah menjadi sangat tersembunyi dan jauh bagi orang-orang yang durhaka, karena mata hati mereka telah buta.