Penjelasan

Al-Wāhid

Allah SWT berdiri sendiri, tidak memiliki bagian-bagian, dan tidak berdua. Keesaan Allah SWT tidak sama (misalnya) dengan satu atau esanya manusia yang di dalamnya masih memiliki unsur darah, tulang, kulit, saraf, dan lainnya. Kata al-Wāhid disebutkan sekitar 22 kali dalam al-Quran. Sebagian besar digandengkan dengan kata Ilāh hingga menjadi Ilāh Wāhid (artinya Tuhan Yang satu), seperti dalam ayat, “Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang” (Q.S. al-Baqarah: 163).