Penjelasan

Al-‘Aliy

Allah SWT memiliki ketinggian yang tidak dapat diukur dengan segala ketinggian, tidak dapat dibayangkan dan dinalar dengan akal, dan tidak dapat dirasakan dengan emosi jiwa. Sifat tinggi yang disandarkan pada Allah tidak memiliki ketergantungan dan asosiasi dengan apa dan siapa pun, juga tidak memiliki sebab-akibat yang mengantarkan diri-Nya menjadi Maha Tinggi. Ketinggian yang ada pada Allah bersifat independen dan abadi karena tidak mengalami penyusutan dan pengurangan yang menyebabkan ketinggian-Nya menjadi tidak sempurna atau cacat. Kata al-‘Aliy juga melambangkan keagungan dan keperkasaan-Nya. Sifat al-‘Aliy disebutkan sebanyak 6 kali dalam al-Quran, 4 di antaranya disandingkan dengan sifat al-Kabīr sehingga menjadi al-‘Aliy al-Kabīr. Sedang 2 lainnya disandingkan dengan sifat al-‘Azhīm (al-‘Aliy al-‘Azhīm) seperti disebutkan dalam Q.S. al-Baqarah (2): 255 dan Q.S. asy-Syūrā (42): 4.