Penjelasan

Al-Mudzill

Allah SWT berkuasa menghinakan para makhluk-Nya yang berbuat aniaya dan kejelekan. Dia berkuasa mutlak mencabut kekuasaan yang disandang hamba-hamba-Nya hingga menjadi terhina. Allah SWT berkuasa menghinakan hamba-hamba-Nya. Dia berkuasa mutlak untuk mencabut kemuliaan dan kekuasaan pada siapa pun yang dikehendaki-Nya hingga menjadi terhina. Kehinaan yang besumber dari Allah bersifat langgeng atau abadi, kecuali Dia sendiri yang mencabutnya. Kata al-Mudzill sebagai kata sifat (subyek) tidak ditemukan dalam al-Quran, yang ada adalah kata kerja berupa yudzillu atau tudzillu yang berarti menghinakan, seperti disebutkan dalam Q.S. Ali Imran (3): 26. Ayat ini berkaitan dengan kekuasaan Allah untuk memberi atau mencabut kekuasaan seseorang, atau memuliakan dan menghinakan kekuasaan seseorang sesuai dengan kehendak-Nya.