Penjelasan

Al-Bāsith

Allah SWT berkuasa melebarkan atau melapangkan segala sesuatu yang menyangkut makhluk-Nya, baik manusia maupun alam semesta, yang berkenaan dengan materi dan non materi. Al-Bāsith adalah lawan dari al-Qābith. Seperti halnya al-Qābith, al-Bāsith sebagai kata sifat tidak ditemukan dalam al-Quran, yang ada adalah kata kerjanya berupa yabsuthu yang artinya Dia melapangkan atau meluaskan. Jika kata yaqbidhu sebagai kata kerja dari al-Qābith hanya disebut sekali, yaitu dalam Q.S. al-Baqarah (2): 245, maka . Jika kata yaqbidhu hanya disebut 1 kali, maka kata yabsuthu sebagai kata kerja dari al-Bāsith disebut sekitar 10 kali dalam berbagai tempat di dalam al-Qur`an. Ini menunjukkan bahwa Allah lebih mengutamakan kelapangan, keluasan, dan kedermawanan pada hamba-hamba-Nya daripada kesempitan, kesusahan, dan kekikiran.