Penjelasan

Al-Mushawwir

Kata al-Mushawwir merupakan proses akhir dari al-Khāliq dan al-Bārī. Dalam kata al-Mushawwir terkandung makna penghalusan dan keindahan dalam bentuk dan rupa yang diciptakan-Nya. Dengan demikian, al-Mushawwir merupakaan penciptaan lebih lanjut yang di dalamnya telah terjadi kreasi-kreasi yang lebih baik dan indah daripada yang ada pada al-Khāliq maupun al-Bāri`. Kata al-Mushawwir disebutkan dalam Q.S. al-Hasyr (59): 24 yang berada paling akhir setelah kata al-Khāliq dan al-Bāri`. Ini menunjukkan bahwa proses penciptaan Allah dimulai dari al-Khāliq, lalu al-Bāri`, dan berakhir pada al-Mushawwir.