Penjelasan

Ar-Rahmān

Pada diri Allah SWT terdapat kasih sayang yang diberikan pada seluruh makhluk-Nya, baik manusia (yang beriman maupun ingkar) maupun makhluk Allah SWT lainnya. Kata ar-Rahmān menunjuk pada perbuatan Allah SWT yang meliputi kesempurnaan tetapi bersifat temporal karena hanya diberikan di dunia. Kata ar-Rahman sering disebutkan dalam al-Quran. Kata ar-Rahman disebut sekitar 48 kali dalam al-Quran, dan yang populer ada pada ayat pertama surah al-Fatihah yang menjadi pembuka surah. Kata ar-Rahman, di samping disebut sebagai pembukaan surah, juga dianggap sebagai pembuka segala aktivitas yang akan dilakukan oleh hamba-hamba Allah. Rasululah saw pernah bersabda, “Mulailah segala urusan dengan mambaca basmalah” (hadis). Ini menunjukkan bahwa Allah sangat menonjolkan sifat kasih-Nya pada hamba-hamba-Nya dan seluruh makhluk-Nya, meskipun mereka durhaka pada-Nya. Ar-Rahman juga berarti bahwa sifat kasih Allah lebih luas daripada ar-Rahim, karena meliputi seluruh makhluk-Nya, baik mereka yang taat maupun durhaka. Ar-Rahman juga sifat yang khusus ditujukan pada Allah, tidak bisa pada makhluk-Nya.